• 6

    Aug

    Puisi Ini Membosankan

    Kala bermain petak umpet Perasaanku adalah anak kecil bodoh yang tak tahu cara sembunyi Engkau selalu mampu menemukannya Sedangkan aku terlalu buta mencarimu   Mungkin mataku tidak buta, hanya bermasalah Pada malam hari, kulihat langit membentang menjadi kanvas tak bertepi Jutaan bintang melukiskan wajahmu Lalu aku berbaring memandangi itu Di dalam hati, aku berdoa agar pagi tak pernah tiba   Namun doaku tak terkabul Pagi tetap tiba Aku tetap mencintaimu Dan engkau pasti bosan membaca itu   Cilegon, 2016.
  • 22

    Jul

    Aku Tak Mau Tumbuh Dewasa

    Aku tak pernah benar-benar tumbuh dewasa. Aku terjebak pada tubuh pria berusia 21 tahun dan terus bertambah sepanjang hari sejak puisi ini ditulis pada pertengahan 2016.   Aku ingin selamanya menjadi anak kecil yang tertawa lepas mengejar dirimu, yang juga tertawa sambil berlari entah mengejar apa atau siapa. Senyum cantikmu adalah layang-layang putus. Langkah kakiku dan langkah kaki anak kampung sebelah berlomba menggapai itu.   Aku tak pernah benar-benar tumbuh dewasa. Aku akan selalu menjadi anak kecil yang bernyanyi di kamar mandi ketika ibu sibuk menyiapkan seragam sekolah. Di sekolah nanti, aku akan berusaha membuatmu terkesan dengan semua hal yang aku bisa. Meski nyatanya engkau tak pernah merasa terkesan. Tak seperti hatiku, yang sangat mudah bermekaran tiap kali engkau
-

Author

Follow Me

Search

Recent Post


https://www.facebook.com/azzumar.adhitia.3